PADANG | Mantan Anggota DPRD Kota Padang dua periode, Zulhardi Z Latif, S.H., M.M., kembali dipercaya memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang untuk masa bakti 2026–2031 setelah meraih kemenangan telak dalam Musyawarah Kota (MusKot) X PMI Kota Padang yang berlangsung di Mariani Hotel, Padang, Sabtu (23/5/2026).
Dalam pemilihan yang berlangsung demokratis dan penuh semangat kekeluargaan tersebut, Zulhardi memperoleh 12 suara, unggul jauh atas pesaingnya, yang diketahui juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Padang dari Partai NasDem, Alfi Beben One, yang memperoleh 1 suara.
Kemenangan mutlak tersebut menjadi bukti kuat bahwa sosok Zulhardi masih mendapatkan kepercayaan besar dari pengurus dan keluarga besar PMI Kota Padang untuk melanjutkan kepemimpinan serta pengabdian kemanusiaan di Kota Padang.
Dalam sambutannya usai pemilihan, Zulhardi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pengurus, relawan, serta Ketua PMI Kecamatan se-Kota Padang yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin PMI Kota Padang lima tahun ke depan.
“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak, ibu-ibu, seluruh relawan, Ketua PMI Kecamatan beserta pengurus yang telah mempercayai saya kembali menjadi Ketua PMI Kota Padang periode 2026-2031,” ujar Zulhardi.
Ia mengaku terharu atas dukungan yang diberikan seluruh keluarga besar PMI Kota Padang. Menurutnya, keberhasilan PMI tidak terlepas dari kerja sama seluruh pengurus dan relawan yang selama ini bergerak bersama dalam aksi kemanusiaan.
“Saya terharu sekali atas apa yang bapak ibu percayakan. Semua ini berkat kerja sama kita bersama. Zulhardi tidak punya apa-apa selain kerja sama dari seluruh pengurus dan relawan yang ada di Kota Padang ini,” katanya.
Dalam sambutannya, Zulhardi juga mengingat pesan Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, Dr. Mohammad Hatta, bahwa sebuah ibu kota tidak terang karena mercusuar, melainkan karena adanya lilin-lilin kecil di desa-desa. Filosofi tersebut menurutnya menggambarkan pentingnya peran relawan dalam membesarkan PMI.
“PMI tidak akan besar tanpa relawan-relawan yang mau bekerja sama demi kemanusiaan Kota Padang yang kita cintai ini,” tegasnya.
Zulhardi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan, termasuk Korps Sukarela (KSR) perguruan tinggi. Ia menegaskan tetap membuka ruang kolaborasi demi kemajuan PMI Kota Padang.
“Saya akui walaupun adik-adik tidak mendukung saya, tetapi saya akan tetap berkolaborasi dengan adik-adik KSR perguruan tinggi,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Zulhardi menegaskan dirinya merupakan bagian dari PMI sejak usia muda dan memenuhi empat unsur utama PMI. Ia pernah menjadi Ketua PMR SMAN 5 Padang, mantan anggota KSR PMI Kota Padang, tergabung dalam TSR PMI Kota Padang dan relawan tsunami Aceh, serta aktif sebagai donor darah sukarela dengan jumlah donor mencapai 121 kali.
“Saya murni relawan. Dari dulu saya sudah melihat dan merasakan bagaimana menjadi relawan bersama adik-adik semua,” ungkapnya.
Zulhardi menyebut dirinya maju memimpin PMI Kota Padang sejak tahun 2021 karena melihat perlunya perubahan dan kemajuan organisasi kemanusiaan tersebut. Meski diakuinya belum seluruh program berjalan maksimal, ia optimistis lima tahun ke depan PMI Kota Padang akan semakin berkembang.
“Waktu lima tahun itu sebenarnya singkat untuk membangun PMI Kota Padang. Mudah-mudahan dengan perpanjangan lima tahun ke depan, mari kita bersama-sama mengayomi dan menyukseskan PMI Kota Padang,” katanya.
Menurut Zulhardi, PMI bukan organisasi yang mencari keuntungan, melainkan wadah pengabdian kemanusiaan bagi masyarakat.
“Kita tidak mencari keuntungan dan laba, tetapi bagaimana mengabdi untuk akhirat melalui Palang Merah Indonesia Kota Padang,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Zulhardi kembali mengajak seluruh pengurus, PMI Kecamatan, serta relawan untuk tetap solid dan bersatu membangun PMI Kota Padang demi membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Mari kita bersama-sama saayun salangkah, saciok bak ayam, sadanciang bak basi untuk membangun PMI Kota Padang. Hanya satu tujuan, membantu masyarakat yang membutuhkan PMI Kota Padang,” pungkasnya.(*)